Sidang Akademi I

Tema “Kotaku Yang Kucinta”

Sidang Akademi merupakan kegiatan di akhir pekan seminaris biasanya diadakan setiap hari Sabtu pada pukul 19.30 sampai 20.45. Kegiatan ini bertujuan untuk mengembangkan talenta berbicara di depan umum. Kali ini tema yang diangkat adalah tentang Kotaku Yang Kucinta. Karena banyak seminaris yang berasal dari berbagai kota maka tema yang diangkat ini cocok untuk kegiatan sidang akademi.

Dalam acara yang berlangsung ada dua sesi yang dilalui sesi ke satu lalu apresiasi, sesi ke dua lalu apresiasi, dan dilanjutkan dengan masukan dari narasumber, pengumuman penampil terbaik, serta terakhir pengarahan dari moderator. Dalam sidang akademi peserta sidang biasanya disebut dengan panggilan akademikus.

Baik di sesi ke satu dan sesi ke dua akademikus yang diberikan kesempatan untuk mempresentasikan dan mengenalkan kotanya masing-masing sangat antusias karena begitu banyak yang ingin tampil. Namun demikian ketua sidang hanya memberikan batas jumlah penampil sebanyak lima akademikus dan di sesi ke dua sebanyak tiga akademikus. Beberapa hal yang diperkenalkan oleh penampil yaitu tentang tempat wisata, kuliner, dan tempat-tempat wisata rohani.

Kriteria penilaian dalam penampilan ada empat yaitu Kreatif, Persuasif, Menarik, dan maksimal penampil 3 orang. Semua penampil memenuhi kriteria dan oleh narasumber dinilai sesuai dengan apa yang ditampilkan. Delapan akademikus yang tampil untuk mewakili kotanya diantaranya dari Kediri, Sidoarjo, Rembang, Pacitan, Jakarta, Surabaya, Malang, dan Bojonegoro. Dari semua yang tampil dinilai dan dijadikan bahan pertimbangan sebagai penampil terbaik. Terpilihlah penampil yang mewakili kota Pacitan sebagai penampil yang terbaik.

Dalam sidang akademi ini yang menjadi moderator adalah R. D. Antonius Puri Anggoro dan sebagai Narasumber yaitu Bapak Andreas Yohanes Setyo Triwidiyanto. Di akhir sesi narasumber memberikan masukan tentang apa yang sudah ditampilkan sangat baik dan akademikus sangat antusias dalam sidang akademi. Dan dipilihlah oleh narasumber yiatu penampil yang mewakili Kota Pacitan sebagai penampil terbaik. Demikian pula dengan moderator, perlu persiapan lagi dalam persiapan-persiapan sidang akademi khususnya dalam hal teknis, dan mempersiapkan diri lebih baik lagi ketika akan tampil dan belajar dalam berbicara di depan dengan lebih tertata sehingga bisa dipahami oleh akademikus.

Bagikan:
Share

Tinggalkan Balasan