Pada hari ke tiga kegiatan Pengenalan Lingkungan Sekolah beberapa agenda yang ada diantaranya:

Pemaparan KTI (Karya Tulis Ilmiah)

Kegiatan ini dipaparkan oleh Bapak Yosy Akrabia, Bapak Parsudi, dan Ibu Sisil. Hal yang penting disampaikan dalam acara ini adalah tentang pentingnya belajar untuk membuat Karya Tulis Ilmiah bagi seminaris. Seminaris diharapakan mampu untuk berpikir kritis dan bereksplorasi dalam membuat KTI. Selain itu pembinaan yang bisa didapat adalah tentang tanggung jawab, berpikir logis, dan orisinal. Sedangkan Bapak Parsudi menambahkan tentang penggunakan tata bahasa yang baku dan formal dalam membuat KTI tidak bertele-tele dan mudah dipahami oleh pembaca. Kedisiplinan dalam melakukan bimbingan kepada guru pembimbing juga menjadi satu nilai kesetiaan yang bisa ditanamkan ke dalam diri seminaris. Sedangkan Ibu Sisil memaparkan tentang tata cara meminjam buku di perpustakaan siswa dan merawat buku agar buku yang di pinjam ataupun yang hanya dibaca di dalam perpustakaan tetap terjaga rapi dan baik kondisinya.

BNN (Badan Narkotika Nasional) Kabupaten Blitar

Penyampaian tentang Narkotika disampaikan oleh Ibu Gita dan tim. Hal yang penting disampaikan adalah tentang bahaya kecanduan obat-obatan terlarang, minuman beralkohol, merokok. Hal ini akan menyebabkan ketidakstabilan dalam tubuh dan mudah sakit serta muncul gangguan-gangguan kesehatan lainnya. Hal ini perlu disampaikan kepada seminaris karena sangat perlu diketahui agar seminaris mampu menjaga diri dari hal-hal negatif terutama terhadap penggunaan obat-obatan terlarang.

Kesehatan Gigi

Seminaris juga diharpakan untuk merawat kesehatan gigi karena penting dalam menunjang kegiatan belajar. Jika seminaris mengalami gangguan gigi atau sakit gigi maka secara otomatis belajar seminaris akan terganggu. Maka dari itu drg. F. Terry Kresnadewi sebagai narasumber memaparkan tentang bagaimana merawat gigi yang baik agar gigi tetap terjaga kesehatannya dan tidak mengalami gangguan atau sakit gigi.

Sidang Akademi

Sesi selanjutnya kampanye Sidang Akademi atau disingkat (SA). Sidang Akademi merupakan kegiatan sekolah yang menunjang seminaris untuk belajar berbicara di depan umum. Biasanya Sidang Akademi dilakukan pada sabtu malam mulai pukul 19.30 sampai 20.45 WIB. Beberapa seminaris yang mencalonkan diri untuk menjadi ketua SA berkampanye memaparkan programnya (tiga seminaris calon Ketua SA yaitu Agusto Kamisatrio, Joseph Tandiwijaya, dan Rengga Natalano Putra).
Setalah sesi kampanye ada sesi pemilu bagi seminaris untuk memilih ketua (terpilih menjadi ketua SA adalah Agusto Kamisatrio) dan diharapkan Ketua yang terpilih sungguh-sungguh bisa menjadi pemimpin komunitas yang bisa memberikan contoh kepemimpinan yang baik dan bisa sebagai contoh bagi adik-adik kelasnya.

Kepramukaan

Kepramukaan merupakan kegiatan wajib di kurikulum 2013. Maka dari itu PLS pada hari ke tiga mendatangkan narasumber pembina Kepramukaan Bapak Miluk dari SMA Katolik Diponegoro Blitar. Beliau memaparkan tentang materi pengenalan pendidikan kepramukaan golongan penegak. Beberapa hal yang disampaikan yaitu tentang pengertian penegak, usia penegak, sistem pendidikan, ambalan penegak, sangga penegak, satuan karya, dan pertemuan-pertemuan penegak. Dengan pemaparan yang disampaikan diharapakan seminaris kelas X sudah mampu memahami terlebih dahulu tentang kepramukaan sebelum masuk kedalam kegiatan paramuka yang akan diikutinya.

Bagikan:
Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *