LKTD merupakan kegiatan yang ditujukan untuk menumbuhkembangkan sejak dini kepemimpinan pada diri seminaris. Peserta LKTD adalah para fungsionaris yang sudah dipilih pada awal tahun pelajaran ini. Kegiatan ini dilaksanakan di Wisma Hening Pohsarang Kediri. Peserta yang mengikuti kegiatan ini sejumlah 45 Seminaris. Adapun pembina yang mendampingi dalam kegiatan LKTD yaitu Romo Kepala Sekolah dan sembilan guru sebagai pembina, narasumber, serta kepanitiaan untuk menunjang kegiatan berjalan dengan lancar.

Selain pemberian materi untuk menunjang kepemimpinan pada seminaris diadakan pula sesi permainan. Pada sesi permainan, seminaris dibagi ke dalam kelompok. Adapun permainan yang disiapkan oleh para pembimbing diantaranya:

  1. The Power of Intelectual Brain
    Permainan ini bertujuan untuk membuktikan kemampuan pemimpin dalam menentukan keputusan, memilih yang bukan hanya benar diantara sekian pendapat, namun terlebih yang paling bermanfaat bagi keuntungan semua anggota.
  2. Complicated Rope
    Permainan ini bertujuan untuk melihat kemampuan pemimpin dalam memberi komando kepada anak buahnya menyelesaikan tugas-tugas yang sulit. Memberi motivasi dan usaha sehingga anak buah mampu mengeluarkan kemampuannya dalam menyelesaikan tugas. Dan  bagaimana anggota mendengar serta termotivasi hingga berdaya juang berusaha menyelesaikan tugas dengan sebaik-baiknya. Tim yang menang diminta menyanyikan yel-yel kemenangan sebelum kedua regu meninggalkan tempat.
  3. Building Bridge of Vocation
    Ketangkasan, kekuatan dan kerjasama yang bagus adalah kunci keberhasilan dalam menyelesaikan game ini, dimana 6 anggota yang ada dalam satu kelompok diberi 7 buah batu bata dan 6 gelas plastik berisi air dengan di atasnya diberi bola pingpong. Tugasnya adalah memindahkan membangun jembatan menuju target dengan batu bata. Secara estafet mereka meletakkan batu bata di bawah kakinya dan memindahkan satu demi satu hingga membentuk barisan anggota yang menginjak bata. Sementara sambil memindah bola, mereka memegang gelas plastik berisi air di atas kepala dan menjaga jangan sampai tumpah. Setelah sampai tujuan, mereka mengulanginya menuju tempat asal. Tim yang terlebih dahulu mencapai target dengan batu bata utuh dan bola pingpong terbanyak adalah pemenangnya. Tim yang menang diminta menyanyikan yel-yel kemenangan sebelum kedua regu meninggalkan tempat.
  4. Kill The Bomb
    Kerjasama dengan kelompok kerja (Team Work) adalah tujuan dari permainan ini. Panitia sudah menyediakan 12 tali rafia dan 2 bola plastik untuk 1 regu. Mereka berusaha memindahkan bola ketempat yang ditentukan dengan menggunakan tali rafia sesuai petunjuk guru pembimbing. Kepandaian komunikasi seorang pemimpin dan kekompakan anggota regu disini akan diuji dengan bukti dapat menghantarkan bola dan anak buahnya menuju target dengan selamat. Tim yang menang diminta menyanyikan yel-yel kemenangan sebelum kedua regu meninggalkan tempat.
  5. Finding Truth (final)
    Di game ini masing-masing regu tidak akan saling berkompetisi, namun mereka diajak untuk menemukan jalan panggilan dengan menemukan dan menerima kebenaran di balik apa yang tersembunyi dengan tulus. Kebenaran yang mungkin diluar harapan mereka. Satu regu mempunyai tugas mencari kebenaran di tempat yang tersembunyi namun sebelumnya mereka harus menemui Sang Pembawa Pesan (The Messenger) yang bernaung di dalam Doom (diperankan romo Peppy).
Bagikan:
Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *